Sebelas kebiasaan aneh orang Indonesia

Tulisan ini bukanlah utk bersifat menjelek-jelekan bangsa sendiri. saya hanya heran saja dengan kebiasaan orang2 yang saya temui pada umumnya dikehidupan sehari – hari.saya tidak mengerti kenapa mereka melakukannya padahal sebetulnya tidak perlu dilakukan.

Hampir 30 tahun saya hidup di Indonesia, dan selama itu pula saya melihat kebiasaan – kebiasaan yang menurut saya aneh. Ada yang di jalan raya, atau dalam bersosialisasi

Ingat, ini hanyalah pendapat pribadi tanpa maksud buruk sama sekali. Hanya utk hiburan dan mengembangkan senyum.

Berikut ke sebelas kebiasaan tersebut:

1. Ketika di jalan raya, setiap kali ada kendaraan (mobil, motor, truk, dll) ingin berbelok (ke kiri atau kanan), mereka selalu melambai-lambaikan tangan (jawa: Mengawe – awe). Padahal kendaraan, mereka khan ada lampu sein-nya toh?? Bukankah lebih mudah menggerakkan jari sejauh satu inchi utk menyalakan lampu sein daripada menggerak2kan seluruh tangan ke atas – bawah??

2. Kalau ada orang menyeberang jalan lewat zebra cross, mereka juga selalu melambai-lambaikan tangan. Padahal lambaian tangan mereka itu seperti memanggil orang untuk mendekat kepada mereka, bukankah itu malah menyuruh kendaraan bermotor untuk menabrak mereka??

3. Kemudian, kalau kita jalan-jalan diperumahan yang semi – semi kampung, atau memang bener – bener kampung, biasanya ada tanda jalan yg bertuliskan “Pelan2 banyak anak kecil”. Permasalahannya adalah, seringkali pertanda itu ditaruh di sisi kiri jalan yang notabene memakan sebagian badan jalan. Sudah tahu jalannya kecil, kok malah di taruh palang yg gak penting. Khan bisa saja di taruh di pinggir, tak perlu sampai menghalangi kendaraan. Malah buat macet…

4. Belum lagi kalo kita melewati pertigaan, saya heran dengan orang2 yang menaruh sebuah Tong ditengah jalan. Mungkin maksudnya utk mengatur alurnya kendaraan. Tapi menurut saya malah mempersempit dan mempermacet jalan. Ambil Tong itu, selesai kan? Tanpa Tong itu pun, alur lalu lintas lebih lancar.

5. Kalo ada orang meninggal, biasanya mereka menaruh Karangan Bunga di depan mobil ambulansnya. Fungsinya apa??? Mungkin utk memberitahu bahwa ada yg meninggal, tapi khan lak yo gak penting seh… Udah ada tulisan mobil jenazah lewat, trus ada nguing – nguingnya, ada iring2an mobil, orang lain juga sudah tahu kalo ada yg meninggal.

6. Ketika sedang mendengarkan ceramah pejabat, orang – orang yg ndengerin tuh ceramah pada ngangguk2 semua. Jadi kalo ceramahnya dua jam, ya selama dua jam itu pula kepala mereka bergoyang2 kaya boneka kecil yg biasa ditaruh di dashboard mobil itu. Apa ngga capek??

7. Trus, coba deh kalian perhatikan kalo ada Pejabat yg ngomong di depan kamera, para anak buahnya bakal ngumpul di belakang utk ikutan nampang di kamera. Dan seperti biasa, mereka juga bakal ngangguk2 gak jelas.

8. Kalo saya bersalaman dengan orang – orang, mereka kebanyakan setelah bersalaman menaruh tangan kanannya ke dada. Nda tahu maksudnya apa… padahal tangan lawan salaman mereka juga nda ada yg spesial.

9. Di daerah perkampungan, kalo ada rumah yang sedang punya hajatan, biasanya mereka mendirikan terop/tenda. Lha, habis itu, mereka pasang itu yg namanya Speaker Ribuan Watt. Pasang aja sih nda papa, yg jadi masalah mereka itu nyetel lagu DANGDUT REMIX yang nguuuuuuilani soro… Udah nyetelnya kencang banget, judul lagunya “Mandul” pula. Yeekksss….

10. Terakhir, Setiap kita mau parkir di toko2 atau restoran, biasanya ada tulisan “Bebas Parkir”. saya setiap kali melihat tulisan itu ingin ketawa rasanya. Karena sebetulnya orang2 yg menulis itu pasti tidak lulus UNAS Bahasa Indonesia. Sekarang, logikanya gini aja kalo di dalam rumah sakit atau restoran, sering ada tulisan “Bebas Rokok”, bukan? Artinya kita tidak boleh merokok, karena area sayab bebas(bersih) dari rokok. Lha, kalo ada tulisan “Bebas Parkir”, artinya area tersebut bersih(bebas) dari kendaraan yg parkir. Trus, kenapa kita malah disuruh parkir di situ?? Betul tidak?

11.Kadang kala aksesoris dasbor mobil dipenuhi dgn tanda pangkat kemiliteran dan logo-logo pemerintah dan penuh dengan stiker-stike yang sengaja ditempelkan untuk menambah kesan pejabat/orang penting(walaupun beli stikernya di kaki lima seharga Rp. 2000 perak satu)

Teman-teman mungkin ada yg bisa memberikan alasan, mengapa orang2 melakukan hal – hal di atas?? saya ingin jawaban yg kreatif dan menarik. Atau mungkin teman2 ada yg bisa memberi tahu kebiasaan aneh lainnya yg dilakukan oleh masyarakat sekitar?

Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: