Posting Terakhir di tahun 2008

Tulisan ini adalah tulisan saya yang terakhir di bulan Desember dan di tahun 2008. semoga kelak dikemudian hari saya dapat membuat Web Blog ini menjadi tempat yang lebih interaktif dan berguna untuk kita dikemudian hari.

dan apabila ada salah penulisan, atau ada sesuatu hal yang membuat pembaca teringgung saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya. dan terimakasih atas perhatian dan dukungan anda semua. dan tak lupa saya ucapkan: SELAMAT TINGGAL TAHUN 2008 DAN SELAMAT DATANG TAHUN 2008.

Iklan

Tiga dasawarsa minus satu

Kemarin tanggal 23 Desember ternyata adalah hari bersejarah bagi saya, karena tanggal itu merupakan tanggal untuk berintrospeksi bagi saya yang mana sudah genap 3 dasawarsa – 1 menjalani kehidupan ini.

makna tiga dasawarsa minus satu adalah penting bagiku, karena merupakan puncak perenungan diri, tentang eksistensi dan pengabdian diri.

seberapa banyak yang sudah saya berikan kepada sesama, sudah sepantasnya saya renungkan tentang eksistensi diri terhadap sesama, keseimbangan hubungan antara habluminallah dan habluminannas.

Hati-hati bila menyebarkan berita jelek di Blog

Seseorang dengan inisial IW dikabarkan telah digelandang ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik. Parahnya, ia mencemarkan nama baik lewat bantuan blog.

Dilansir melalui blog pribadi Ndorokakung, Selasa (23/12/2008), polisi telah meringkus seorang lelaki yang diduga kuat mantan karyawan stasiun televisi itu di sebuah warnet di kota kecil, Jawa Timur pada tanggal 13 Desember kemarin.

Pelaku, yang ternyata mantan karyawan TransTV, harus menghadapi dua jeratan hukum, pencemaran nama baik dan pemalsuan identitas. Tuduhan ini harus diterimanya karena selain melakukan pencemaran nama baik lewat bantuan blog, ia pun mengirimkan email mengenai kebobrokan stasiun televisi tempat ia pernah bekerja tersebut melalui beberapa milis dengan menggunakan akun email orang lain.
Baca lebih lanjut

Kuno Amat

Ada yang salah dengan pemerintahan yang akan berakhir kekuasaannya pada pertengahan tahun depan sampai terpilihnya presiden dan kabinet baru ini. Jarum jam kemajuan dan reformasi sepertinya mau dibawa mundur ke era kekuasaan Orde Baru yang ekspresif dengan rencana untuk membentuk instansi yang akan memonitor situs web, termasuk blog.

Di tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi dengan derasnya informasi, rencana Menkominfo untuk membentuk instansi pemantau menjadi absurd, sebuah upaya yang membuang biaya dan tenaga yang berlebihan di tengah krisis keuangan yang mengharuskan siapa saja berhemat dan memanfaatkan teknologi digital sebagai alternatif murah bertahan di tengah krisis global sekarang ini.

Baca lebih lanjut