Only 3 Days In Life

Dalam hidup ini hanya ada 3 hari, yaitu

Yang pertama;

Hari kemarin. (PAST)

Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja…

Yang kedua:

Hari esok. (FUTURE)

Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja…

Yang terakhir adalah :

Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri

Jadi gan, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga!!!!!!
The day will come when you will review your life and be thankful for every minute of it.

Every hurt, every sorrow, every joy, every celebration, every moment of your life will be a treasure. This is why today is called a PRESENT

ASI Vs Susu Formula

Jakarta, Ibu akan mengalami dilema ketika harus dihadapkan pada pilihan memberikan ASI atau susu formula. Meski pemberian ASI masih yang terbaik, namun banyak kendala yang membuat pemberian ASI pada bayi tidak maksimal.

Banyak kasus di rumah sakit ketika bayi lahir buru-buru diberi susu formula oleh perawatnya tanpa setahu orang tuanya. Meski banyak kejadian ini, tapi kasus seperti itu tetap bersembunyi di bawah karpet.

Namun tidak ada yang membantah susu formula adalah makanan tambahan untuk bayi selain ASI. Meski orang tua harus menyiapkan dana tidak sedikit untuk menyediakan susu formula.�

Memilih apakah akan menyusui atau memberikan susu formula adalah salah satu keputusan yang harus diambil oleh orang tua. Meskipun tidak ada pilihan benar atau salah, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan menyusui sebagai pilihan terbaik untuk bayi. Bayi harus diberikan ASI eksklusif untuk 6 bulan pertama. Baca lebih lanjut

15 Hal Pemicu Sakit Kepala

Data menunjukkan bahwa 90% populasi manusia pernah mengalami gangguan ini sekali atau dua kali dalam setahun. Sakit kepala juga menjadi alasan terbanyak kedua seseorang untuk mengunjungi dokter. Sakit kepala memang terkadang sering kita sepelekan, namuan selalu terjadi berkali-kali. Oleh karena itu, Anda perlu tahu mengapa sakit kepala ini bisa terjadi untuk kemudian mampu untuk menyembuhkannya. Berikut 15 pemicu sakit kepala yang penting untuk Anda ketahui.

1. Ketegangan emosional

Beban pekerjaan yang terlalu berat sering sekali memicu rasa nyut nyut di kepala. Faktanya, semua hal yang menimbulkan ketegangan atau stres akan membuat kita lebih mudah terserang sakit kepala atau migren. Sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan emosional ini disebut sakit kepala fungsional atau tension headache.

Gejalanya diawali dengan ketegangan di otot leher, bahu, dan tengkorak akibat tekanan emosional. Sakitnya selalu berawal dari kepala belakang, merambat ke depan, lalu ke kedua sisi kepala.  Pijatan ringan di bagian tersebut bisa mengurangi sakit kepala, namun setelah beberapa saat keluhan akan kembali muncul.
Baca lebih lanjut

Agar “Survive” Setelah Menikah Muda

Ingat pasangan Ferdy Hasan dan Safina? Atau Tengku Firmansyah dan Cindy Fatikasari? Mereka adalah pasangan-pasangan yang menikah muda, dan hingga saat ini masih membina hubungan yang harmonis. Tentu, tidak berarti hubungan mereka berjalan mulus-mulus saja dengan sendirinya. Pasti ada masa-masa di mana mereka harus bekerja keras untuk mengusahakan kebahagiaan bagi pasangannya. Kini mereka menjadi bukti bahwa menikah di usia muda tak selamanya buruk, dan bahwa mereka cukup bertanggung jawab dengan keputusan yang telah dibuat.

Meskipun dianggap belum dewasa sehingga keputusan yang dibuat biasanya berlandaskan emosi semata, orang di usia 17-23 tahun secara hukum memang sudah boleh menikah. Pernikahan di usia ini pun bisa dibilang merupakan pernikahan yang wajar. Kita perlu membedakannya dengan pernikahan dini. Pernikahan dini adalah pernikahan sebelum umur 17 tahun, sehingga tidak legal di mata hukum karena umur legal untuk menikah bagi perempuan adalah 17 tahun. Pernikahan dini masih banyak dilakukan di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah. Baca lebih lanjut

Anakmu Bukan Milikmu

Anakmu bukan milikmu.  Mereka adalah putra-putri sang hidup yang rindu akan diri sendiri. Dari engkau mereka lahir , tapi bukan darimu.  Mereka ada padamu, tapi bukan milikmu. Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu karena mereka memiliki alam pikiran mereka sendiri. Engkau bisa membangunkan rumah untuk tubuhnya, tapi bukan untuk jiwanya.  Karena jiwa-jiwa mereka adalah calon-calon penghuni rumah masa depan, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi.”  (Kahlil Gibran).

Kita hanya bisa mewarnai , namun tidak untuk memiliki.

Nasihat Ayah Kepada Anaknya

Nasihat Ayah kepada Anaknya
Ayah yang baik haruslah selalu memberi petuah kepada anaknya
“Ketahuilah anakku bahwa kebakhilan adalah sifat yang tercela;
pengecut adalah suatu kekurangan;
kemiskinan membungkam orang pandai dari mengemukakan dalil-dalilnya;
kaum fakir adalah orang asing di tanah airnya;
malas adalah suatu aib sedangkan sabar adalah suatu keberanian; zuhud
adalah suatu kekayaan;
dan menjaga kehormatan diri adalah suatu benteng pertahanan.”
“Mulailah dari hal yang terkecil,
Mulailah dari diri sendiri,
Mulailah dari sekarang juga!”

sumbernya dari blognya mas widianto

Flu Kuda mengintai setelah flu babi

NEW DELHI – Meskipun India masih bebas dari influenza A/H1N1 yang menyebabkan flu babi, namun nyatanya penyakit hewan lain bernama Influenza Equine atau flu kuda kini tengah mengintai dunia kesehatan.

Xinhua Net, Senin (10/5/2009) melansir, flu kuda yang baru diketahui keberadaannya ini telah menewaskan 43 ekor kuda di negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat.

Laporan dari laboratorium di Hissar, Haryana, India utara, membenarkan bahwa kematian hewan-hewan itu disebabkan Influenza Equine yang biasa disebut flu kuda.

Kematian kuda di India secara massal terjadi pada Januari lalu di Gandhinagar, Gujarat. Sebanyak 15 ekor kuda tewas akibat penyakit tersebut.

Agar penyakit tersebut tidak semakin menyebar luas, pemerintah Gujarat mengeluarkan kebijakan yang melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu.

Korban flu kuda ini ternyata sudah cukup banyak. Di daerah lain di India bernama Rajasthan, sebanyak 25 kuda tewas pada suatu pameran kuda di daerah Jodhpur.

Flu kuda disebabkan virus Influenza A dan menjadi endemik pada kuda. Virus ini bisa berpindah ke jenis hewan lain serta dapat menular pada manusia.